Soal Sukhoi, DPR dan Pemerintah Diminta Lakukan Pendekatan

Jum'at, 23 Februari 2007 | 12:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
DPR dan pemerintah diminta melakukan pendekatan untuk mengatasi perbedaan pendapat mengenai pembelian pesawat Sukhoi. Ketua DPR Agung Laksono mengimbau agar jangan terjadi kontroversi supaya tidak ada distorsi dalam memahami persoalan tersebut. "Jangan menimbulkan silang pendapat," katanya di gedung DPR/MPR, Jumat (23/2).

Menurut Agung, DPR memiliki wewenang secara konstitusi terhadap pengawasan anggaran. Mereka tidak bisa begitu saja melepaskan besaran-besaran anggaran yang digunakan pemerintah dalam pembelanjaannya. Sebab, katanya, jika tidak hal itu dikontrol, dikawatirkan terjadi penyelewengan dari tujuan awal. "Nanti jangan salahkaan DPR kalau tidak dilibatkan," katanya.

Ia menambahkan, tidak ada salahnya DPR ikut dilibatkan dalam rencana pembelian pesawat Sukhoi dari Rusia itu, karena memiliki tujuan yang baik dan turut menguatkan TNI di hadapan pandangan negara tetangga.

Sebelumnya, pemerintah dan DPR saling mempersoalkaan perlunya konsultasi dalam pembelian pesawat Sukhoi. Pemerintah menilai tidak perlu ada konsultasi lagi karena sudah disetujui DPR dalam menetapkan
anggaran 2007. Aqida Swamurti






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: