Wakil Presiden Minta Pengamanan Terkait Aksi di Sidoarjo
Jum'at, 23 Februari 2007 | 16:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta aparat keamanan menjaga objek vital di Jawa Timur terkait kekhawatiran meluasnya aksi pemblokiran rel kereta dan jalan raya oleh korban lumpur Lapindo. "Kita harapkan ada petugas keamanan yang menjaga itu," kata Kalla dalam keterangan persnya di Kantor Wakil Presiden, Jumat (23/2).
Kalla menyatakan kegiatan ekonomi di Jawa Timur tidak terganggu akibat pemblokiran rel kereta api. Ia membantah jika dikatakan perekonomian seluruh wilayah itu lumpuh, karena faktanya yang terganggu hanya di beberapa tempat saja.
Kemarin, Kamis (22/2), warga dari Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera, yang rumahnya terendam lumpur panas Lapindo, memblokir rel kereta api rute Surabaya-Malang setelah sebelumnya berulang kali memblokir Jalan Raya Porong-Surabaya. Aksi tersebut dilakukan warga untuk menuntut ganti rugi uang atas rumah mereka yang terendam lumpur.
Dalam rapat di pendapa Kabupaten Sidoarjo kemarin, diputuskan warga Perumahan Tanggulangin tidak menerima ganti rugi berupa uang. "Khusus untuk warga perumahan, tidak ada ganti rugi. Yang ada akan dilakukan resettlement atau relokasi," kata Ketua Pelaksana Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur Sidoarjo, Basuki Hadi Muljono (Koran Tempo, Jumat 23/2). Oktamandjaya Wiguna





