PT Dirgantara Berharap Serap Rp 1,9 Triliun Belanja Alutsita TNI
Jum'at, 02 Maret 2007 | 15:23 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:PT Dirgantara Indonesia (DI) berharap dapat menyerap Rp 1,9 Trliun dari anggaran rencana belanja Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) TNI tahun anggaran 2007-2009 sebesar USD $ 3,9 miliar.
Menurut Pejabat sementara Direktur Utama PT. DI Mochayan, kebutuhan TNI yang bisa dipenuhi PT DI antara lain pesawat CN-235, NC 212, Helikopter. "Juga simulator pesawat jet dan simulator terjun," kata dia kepada Tempo usai penyerahan 1 unit Helikopter
NBO-105 kepada TNI AL di hanggar Aircraft PT. DI di Bandung, Jum'at (2/3).
Menurut Assisten Logistik TNI-Angkatan Laut, Laksamana Muda Yoedoko, TNI AL membutuhkan sedikitnya 137 pesawat baru berbagai jenis. Kebutuhan ini rencananya akan dipenuhi melalui APBN tahun 2007 hingga 2024.
Yoedoko membenarkan bahwa kebutuhan TNI akan diprioritaskan dibeli dari industri dalam negeri "Yang penting spesifikasi teknisnya sesuai dengan kebutuhan kami," katanya.
Bulan ini PT. DI akan menyerahkan 5 pesawat kepada Departemen Pertahanan yang merupakan kontrak pada 1996. Sejak 2005, Unit Aircraft PT. DI diakui Mochayan belum mendapatkan kotrak baru.
Malaysia dan Thailand yang sejak beberapa tahun lalu berencana membeli lagi CN-235 masing-masing 4 dan 1 pesawat hingga saat ini masih belum ada realisasi kontrak pembelian. "Masih terus negosiasi " kata Mochayan. Rinny Srihartini





