Menteri Kesehatan Prihatin Tingginya Korban di Kalimantan Selatan
Minggu, 04 Maret 2007 | 22:35 WIB
TEMPO Interaktif, Banjarmasin:
Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menyatakan prihatin dengan tingginya angka penderita demam berdarah dengue di Kalimantan Selatan. "Kematian akibat penyakit ini termasuk tinggi di Indonesia," ujarnya di Banjarmasin , Minggu (4/3) malam.
Siti Fadilah menyatakan hal itu usai memberi pengarahan pada rapat kerja kesehatan daerah Kalimantan Selatan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, kasus demam berdarah dalam dua bulan terakhir tercatat sebanyak 998 penderita. Sembilan orang di antaranya meninggal dunia.
Menurut Siti Fadilah, tingginya kasus kematian akibat demam berdarah inilah yang membuatnya datang ke Banjarmasin. Dia mengingatkan anak buahnya agar segera turun ke lapangan guna mengetahui persis mengapa angka demam berdarah mengalami peningkatan lebih dua kali lipat dari tahun lalu.
"Saya kira perlu dilakukan pelatihan kepada generasi muda di daerah ini untuk menggunakan mesin fogging (pengasapan), sehingga mereka bisa melakukan pengasapan di lingkungan mereka sendiri," kata Menteri.
Selain itu, katanya, diperlukan keterlibatan tokoh masyarakat guna menyadarkan masyarakat terhadap bahaya penyakit ini. Khaidir rahman




Komentar Anda :