DPR Minta TNI Tegas Terhadap Pelanggar Batas Wilayah

Senin, 05 Maret 2007 | 13:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah diminta tegas terhadap Malaysia dan Singapura yang ditengarai sering melanggar batas wilayah udara dan laut Indonesia.

"Kalau bisa, Panglima TNI memerintahkan anak buahnya untuk tembak di tempat kepada mereka," ujar anggota Komisi Pertahanan DPR Permadi dalam rapat dengar pendapat dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, dan kepala-kepala staf angkatan di gedung DPR, Senin (5/3).

Menurut politikus dari PDI Perjuangan ini, pelanggaran batas wilayah oleh dua negara itu sering terjadi. Dia mencatat, dalam sehari rata-rata ada tiga kali pelanggaran batas wilayah di laut dan udara. "Kalau tidak ditembak, tabrak saja. Ini sudah merendahkan martabat bangsa," ujarnya.

Anggota Komisi Pertahanan lainnya, Yuddy Chirsnandi, juga sependapat dengan Permadi. Dia mengaku mendengar kalau Panglima TNI melarang perintah tembak di tempat itu. "Kalau bisa perintah itu dicabut," ujarnya.

Politikus dari Partai Golkar itu meminta TNI memberikan perhatian khusus kawasan Ambalat. Menurutnya, Angkatan Laut Malaysia sering bermanuver dengan melanggar batas wilayah. "Kalau perlu, sekali-kali kita yang melakukan manuver seperti mereka, kita lihat apakah mereka bereaksi atau tidak," ujarnya.

Sampai berita ini dilaporkan, rapat masih berlangsung. Beberpa anggota DPR masih mengajukan pertanyaan. Panglima TNI belum memberikan tanggapan atas pertanyaan anggota Dewan.

Raden Rachmadi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: