Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Diminta Tegas terhadap Malaysia
Senin, 05 Maret 2007 | 20:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono meminta pemerintah bersikap tegas terhadap Malaysia, yang semakin sering melanggar perbatasan di wilayah perairan Indonesia di Blok Ambalat.

Sikap tegas pemerintah ini, menurut Agung, bisa dilakukan dengan mengusir pelanggar kedaulatan itu menggunakan senjata, dengan memberikan tembakan peringatan. “Sebab kalau pelaku kriminal awalnya diberi peringatan, kalau beberapa kali ya kita boleh menembak,” kata Agung usai memimpin pergantian antar waktu anggota DPR, Senin (5/3).

Menurut Agung, pengusiran dengan tembakan tersebut tidak bisa diartikan sebagai ajakan berperang. Pengusiran tersebut hanya sebagai bentuk refleksi protes atas kesewenang-wenangan Malaysia terhadap kedaulatan Indonesia. “Sudah berpuluh-puluh kali (melanggar),” tegas Agung. “Kalau di negara lain, pelanggar kedaulatan langsung ditembak."

Untuk bersikap tegas, katanya, pemerintah tidak memerlukan izin dari DPR. Pemerintah punya hak untuk mengingatkan siapa saja yang melanggar wilayah kedaulatan.

Sejumlah anggota komisi pertahanan DPR pun meminta pemerintah lebih tegas terhadap Malaysia dan Singapura yang ditengarai sering melakukan pelanggaran batas wilayah udara dan laut Indonesia. "Kalau bisa, Panglima TNI memerintahkan untuk tembak di tempat kepada mereka," ujar Anggota Komisi Pertahanan DPR Permadi dalam rapat dengar pendapat dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, dan kepala-kepala staf angkatan di gedung DPR, Senin (5/3).

Anggota Komisi Pertahanan lainnya, Yuddy Chirsnandi, juga sependapat dengan Permadi. Dia mengaku mendengar kalau Panglima TNI melarang perintah tembak di tempat itu. "Kalau bisa perintah itu dicabut," ujarnya.

Politikus dari Partai Golkar ini memita agar TNI memberikan perhatian pada kawasan Ambalat. Menurutnya, Angkatan Laut Malaysia sering melakukan manuver dengan melanggar batas wilayah. "Kalau perlu, sekali-kali kita yang melakukan manuver seperti mereka, kita lihat apakah mereka akan menembak atau tidak," ujarnya. Erwin Daryanto

Dari Arsip Majalah TEMPO
TNI Pasca- Ambalat | 28 Maret 2005
Memilih Jalan Damai | 21 Maret 2005
Wilayah Maritim Tidak Ditentukan oleh Lobi Perusahaan Minyak | 14 Maret 2005
Malaysia Tak Bersikap sebagai Tetangga Baik | 14 Maret 2005
Tsunami Lebih Ramai | 14 Maret 2005
Ganyang Malaysia, Selamatkan Siti Nurhaliza | 14 Maret 2005
Memburu Emas Hitam | 14 Maret 2005
Datuk, di Laut Kita Adu gertak | 14 Maret 2005
Adu Gertak di Ambalat | 14 Maret 2005
Stambul Ambalat | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malaysia-Singapura Kurangi Asap Sumatera
Presiden Harapkan Kerja Sama Lebih Erat Dengan Malaysia
PM Malaysia Terima Penghargaan dari Indonesia
Malaysia Tawarkan Kerja Sama Peternakan
Presiden Terima Yang Dipertuan Agong Malaysia
Kerja Sama Pelayaran GAM-Malaysia Diserahkan ke Deplu
Presiden Tinggalkan Bukittinggi
Indonesia Tolak Tawaran Malaysia Eksplorasi Blok Ambalat
Presiden Yudhoyono-Abdullah Badawi Akan Bahas Soal Perbatasan
Yudhoyono-Badawi Bahas Masalah Perbatasan
> selengkapnya...

Referensi

Panas Jakarta-Kuala Lumpur
Negara Berpagar Belasan Ribu Pulau
Ladang Minyak yang Diperebutkan Dua Negara
Babak Baru Sengketa Negeri Serumpun
Perimbangan Kekuatan Indonesia-Malaysia
Pulau-pulau kecil
ARMADA
Tumpang tindih lahan minyak

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
The ASEAN Secretariat

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk94809 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Panwas Lamongan Laporkan Pelanggaran Pilgub
Gambus Jawa
UNDP: Ingatkan Pemerintah Soal Pemekaran Daerah Otonom
Gedung DPR diancam Bom
PBR Optimis Khofifah Menang

<< March,2007>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data