MUI Klarifikasi Label Sesat LDII
Selasa, 06 Maret 2007 | 18:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Label sesat yang disematkan pada Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) ada kemungkinan dicabut jika lembaga itu membuat klarifikasi terbuka tentang berbagai penyimpangan yang dituduhkan kepada mereka. "Saat ini masih dalam proses klarifikasi," kata Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin kepada pers, Selasa.
Penyimpangan yang ditudukan kepada LDII, antara lain ajaran mengkafirkan dan menajiskan muslim lain yang bukan anggota LDII. Menurut Ma'ruf, LDII juga diminta menjelaskan tentang sistem keamiran dan Islam Jamaah yang berlaku di lembaga itu.
Ketua Umum DPP LDII KH. Abdullah Syam, menyatakan semua tuduhan yang dialamatkan selama ini sangat tidak beralasan. "LDII tidak pernah mendoktrin warganya untuk melakukan hal-hal seperti itu," ujarnya. Jika ada warga LDII yang seperti itu, dia meminta agar tidak otomatis dibebankan kepada nama institusi.
Ia mengajak umat muslim lain untuk datang ke masjid - masjid LDII untuk membuktikan bahwa mereka tak tertutup dan tidak menajiskan orang lain.
Abdullah Syam juga meminta semua pihak untuk tidak membesar-besarkan perbedaan dalam mengamalkan ibadah. Menurutnya, antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan Muhammadiyah juga terdapat perbedaan dan itu wajar. "Kami tidak pernah mengusik urusan aliran ibadah. Kami ingin semua pihak dapat saling toleransi agar kerukunan bisa terwujud," katanya. Dwi Riyanto Agustiar
Komentar (4)
Jangan nuduh LDII sesat , ngaji dulu di LDII dulu baru komentar,buat LDII maju terus pantang mundur (kembang turi melok2 sego wadang sisone sore ,gak perduli wong alok2 sandang pangan golek dewe)
kenapa sih kita selalu mencari kejelekan orang lain, belum tentu kita mau tahu akan kesalahan diri kita sendiri. hebatnya sekarang gampangnya menjelek-jelekan orang lain, sebagai contoh dikalangan parpol sukanya menjelekan yang jadi pemimpin kalo disuruh mimpin juga gak becus. begiu juga ldii sepengetahuan saya gak seperti itu, tempat tinggal saya satu komplek dengan orang-orang ldii tapi mereka solidaritas banget gitu loh. bahkan mereka sangat mendorong kemajuan daerahnya malah banyak pejabat orang- orang ldii, ada lurah bayan malah pak rt juga orang ldii. untuk saudara sekalian yang merasa islam ya jangan jelek-jelekan orang lain/ organisasi lain. kita juga gak tahu kan apa yang kita jalani apa dah bener. bener itu dimuka allah aja, biar mereka organisasi apa yang penting rukun gitu aja kok repot. saya malah hawatir yang menjelek2kan orang lain mungkin dia tuh malah nggak pernah sembahyang
wajar saja dong orang islam menkafirkan orang yahudi nasrani, hebatnya LDII berani terang2an melakukan itu.
dan wajar saja dong orang islam menjaga kebersihan rumah Allah, kalau ada orang yang masuk masjid dengan kaki kotor misalnya habis menginjak tanah yang becek, tentunya dibersihkan.
Yang bener??? apa ga taqiyyah tuh

