Industri Penerbangan Kita Memalukan

Jum'at, 09 Maret 2007 | 15:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan sangat malu dengan banyaknya kecelakan yang terjadi pada industri penerbangan nasional. "Memang Buruk. Kita semua malu," kata Kalla saat memberi sambutan dalam acara tatap muka dengan Kamar Dagang dan Industri Malaysia di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (9/3).

Meski begitu, Wakil Presiden meyakinkan bahwa angkutan pesawat terbang, khususnya Garuda Indonesia, masih tetap aman. "Pilot Garuda itu lebih takut jatuh daripada kita, jadi tetap save. Naik Garuda tidak soal." Kalaupun saat ini banyak masalah membelit penerbangan kita, ia melanjutkan, hal itu harus kita atasi.

Kalla mengatakan frekuensi kecelakaan berbarengan dengan meningkatakan penumpang pesawat. Pada 2000 ada 6 juta orang naik pesawat. Sedangkan pada 2006 ada 34 juta orang. "Itu lima kali lipat. Tapi kecelakaannya tidak lima kali lipat, mungkin dua kali lipatlah," ujarnya.

Kecelakaan terakhir, Selasa lalu, menimpa pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-200 tujuan Yogyakarta. Dalam insiden ini, 21 penumpang meninggal dunia karena pesawat gagal mendarat dan terbakar. Sebelumnya, dua pesawat milik Adam Air juga mengalami kecelakaan pada awal tahun ini. Bahkan, bangkai pesawat dan penumpang pesawat Adam Air tujuan Makasar tidak ditemukan karena jatuh di laut. Sutarto






Komentar Anda

Kirim