Tim Nasional: Dana Lapindo Rp 900 Miliar Bukan Angka Akhir Pembayaran

Selasa, 13 Maret 2007 | 14:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru bicara Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Rudi Novryanto mengatakan dana yang dikeluarkan PT Lapindo Brantas Inc untuk biaya penanggulangan lumpur selain Rp 900 miliar, terdapat pembayaran lain yang masih dalam proses.

“Dengan kata lain, nilai tersebut (Rp 900 miliar) bukan angka akhir. Dari dana yang sudah dikeluarkan, sekitar US$ 60 juta dibayarkan untuk pengerjaan Relief Well (penyumbatan semburan dengan cara pengeboran miring),” kata Rudi kepada redaksi Tempo News Room hari ini.

Menurutnya, total nilai kontrak yang harus dibayar Lapindo adalah US$ 154 juta, yang sudah dibayar US$ 117 juta. Sisanya, pembayarannya masih dalam proses. “Sedangkan dana yang dicadangkan US$ 140 juta,” papar Rudi.

Keterangan Rudi tersebut sekaligus meluruskan berita Tempointeraktif edisi Jumat (9/3) yang berjudul: Lapindo Dinilai Berbohong Soal Dana Penanggulangan Lumpur. Sebelumnya, Vice President of Human Resources and Relations PT Lapindo Brantas Inc. Yuniwati Teryana mengatakan, perusahaannya telah menghabiskan Rp 1,3 triliun untuk penanganan semburan dan dampak sosial lumpur di Porong, Sidoarjo.

Menurut Yuniwati, dana yang dikucurkan itu sudah melampaui plafon. Rp 1,3 triliun merupakan perhitungan seluruh biaya, yang telah dikeluarkan baik sebelum maupun setelah dibentuknya Tim Nasional Penanggulan Lumpur.

Rudi menambahkan, ketika ditanya wartawan soal dana itu, “Saya menjawab bahwa dana yang sudah dikeluarkan sampai minggu lalu sekitar Rp 900 miliar sampai Rp 1 triliun. Saya juga menyampaikan selain dana yang telah dikeluarkan, masih terdapat pembayaran yang masih dalam proses,” kata Rudi.

Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: