Pendidikan Pegawai yang Rendah Hambat Kinerja Pemerintah

Selasa, 13 Maret 2007 | 16:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Deputi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Bidang Sumber Daya Manusia Tasdik Kinanto menilai buruknya kinerja instansi atau lembaga pemerintah disebabkan karena sumber daya manusia rendah.

Ia mencontohkan, saat ini jumlah pegawai negeri sipil mencapai 3,7 juta, sekitar 40 persen di antaranya berpendidikan sekolah menengah atas ke bawah. "Di era globalisasi sekarang, apa yang bisa diharapkan kalau pendidikan birokratnya rata-rata SMA ke bawah," katanya dalam Rapat Panitia Ad Hoc I dan III di Gedung DPD RI Jakarta, Selasa (12/03).

Rendahnya tingkat pendidikan, katanya, berimbas langsung pada masalah kualitas dan kinerja instansi atau lembaga. Karena itu, menurutnya, pemerintah akan mengembangkan pendidikan dan pelatihan di semua instansi atau lembaga untuk mengembangan potensi pegawai.

Kesulitan lain yang dihadapi pemerintah untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah masalah komposisi pegawai. Banyak daerah kekurangan guru matematika, tapi yang dikirim ke sana justru guru sejarah atau bahasa.

Dwi Riyanto Agustiar






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: