Warga Tondowongso Tolak Penutupan Kawasan Situs Kediri
Jum'at, 16 Maret 2007 | 16:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Warga Tondowongso, Desa Gayam, Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menolak penutupan daerahnya sehubungan dengan ditemukannya situs peninggalan kerajaan Kediri pada abad-9.
Sebelumnya, tim ekspedisi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala memastikan situs tersebut memiliki nilai sejarah tinggi. "Kalau kawasan ditutup, Bagaimana kami mencari nafkah," tanya Munawar, warga Dusun Tondowongso yang juga Sekretaris Desa Gayam, Jumat (16/3).
Masalah mendasar yang ditolak warga adalah jika ada
rencana memindahkan situs ke tempat lain, membuat peluang warga mendapatkan rejeki dari pengunjung menjadi hilang.
Tanah tempat penemuan situs Tondowongso merupakan
milik Kiran, warga Desa Adan Adan, Kecamatan
Gurah dan H Suryani, warga Desa Tiru Lor, Kecamatan
Gurah. Selama ini tanah tersebut disewa oleh Bagong
Suyono, seorang pemasok tanah urug.
Dwidjo U Maksum





