|
Kerja Sama Pemda NTB dan Bumi Resources Jalan Terus
Minggu, 18 Maret 2007 | 16:29 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap akan melanjutkan kerja sama dengan PT Bumi Resources Tbk dalam upayanya mengambilalih saham PT Newmont Nusa Tenggara.
"Kami akan tetap lanjutkan. Diharapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dapat ikut serta," ujar Gubernur NTB, Lalu Serinata, usai bertemu Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral dan Batu Bara Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Mangantar S. Marpaung, Sabtu (17/3) kemarin.
Marpaung bersama Manajer Senior Hubungan Eksternal PT Newmont, Malik Salik, menemui Serinata yang didampingi oleh Asisten II Sekretaris Daerah NTB Abdul Malik dan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi NTB Jalal. Sehari sebelumnya, Serinata dan Bupati Sumbawa Djamaludin Malik menandatangani nota kesepahaman dan nota kesepakatan dengan Presiden Direktur Bumi Resources Ary Sapta Mudaya.
Seharusnya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga ikut serta terlibat divestasi saham PT Newmont. Tapi, Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadli yang sebenarnya menghadiri penyusunan isi kesepahaman dan kesepakatan tersebut di Jakarta, 12 Maret lalu, tidak turut menandatanganinya.
Selama ini Zulkifli Muhadli menyatakan pihaknya sudah memperoleh kejelasan bahwa Sumbawa Barat yang aktif sejak awal dipastikan memperoleh jatah tiga persen dari PT Newmont.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi NTB, Manggaukang Rabah, mengatakan kunjungan pejabat dari kementerian ESDM dari Jakarta ini bertujuan memantau rencana divestasi tiga persen saham PT Newmont. ''Dalam pembicaraan, sepertinya mereka meminta kami membatalkan hubungan dengan Bumi Resources.''
Tapi, dia menambahkan, “Kami tidak mendapatkan jawaban saat bertanya apa sanksinya dari kekeliruan yang dilakukan Pemerintah Daerah dengan menjadikan Bumi Resources sebagai mitra.”
Ia mengatakan, jika saja Kabupaten Sumbawa Barat ikut serta dalam kesepakatan itu, mestinya persoalan ini tidak akan menjadi rumit.
Manggaukang Rabah mengatakan tak akan menjadi masalah kalaupun Sumbawa Barat menginginkan lebih dulu jatah tiga persen saham miliknya yang bernilai US$ 109 juta. ''Silahkan ambil lebih dulu. Kami yang lain tahap berikutnya tidak apa-apa,'' katanya. “Toh semuanya diberikan gratis oleh Bumi Resources yang akan membayar hingga 31 persen sampai tahun 2010 nanti.”
Sesuai kontrak karya, kepemilikan saham PT Newmon harus didivestasi hingga 51 persen, sehingga kepemilikan pemodal asing hanya mencapai 49 persen. Sebelumnya, PT Pukuafu Indah milik Yusuf Merukh sebagai mitra sejak berdirinya PT Newmont telah memperoleh 20 persen.
Kalau nantinya kemitraan pemerintah di daerah dengan Bumi Resources tersebut menjadi pemegang mayoritas, mereka akan berhak menempatkan komisaris dan direksi pada perusahaan tambang emas ini.
''Sehingga kita bisa tahu pengelolaan perusahaan dan dapat melakukan kontrol,'' ucap Manggaukang.
Supriyantho Khafid
INDEKS BERITA LAINNYA :
|