12 Panser VAB Tiba di Libanon

Senin, 19 Maret 2007 | 16:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Pengadaan Direktorat Jendral Sarana Pertahanan Departemen Pertahanan, Marsekal Pertama Mukhtar Loebis, mengungkapkan Panser VAB yang dipesan Indonesia dari Perancis sudah genap 32 unit.

"Hari ini 12 unit VAB baru diturunkan dari kapal di pelabuhan Beirut," ujar Mukhtar yang berada di Libanon saat dihubungi Tempo, Senin sore.

Panser-panser itu seharusnya tiba di Libanon pada 17 Maret lalu. Namun, karena cuaca buruk dan ada larangan berlayar di beberapa negara yang dilintasi oleh kapal pembawa Panser dari perancis itu, kendaraan tempur itu baru datang pada 18 Maret sore.

Saat ini, kata Mukhtar, pihaknya sedang memeriksa kelengkapan fisik dan dokumen dari 12 unit terakhir panser buatan Renault Truck Perancis itu. "Setelah itu akan kami kirim ke pasukan Perdamaian Kontingen Garuda XXIIIA di Adshit Al Qusyer, yang jaraknya tiga jam dari pelabuhan Beirut," ujarnya.

Panser pesanan Indonesia ini dikirim dalam tiga termin. Pada dua termin sebelumnya, sudah datang 20 unit. Pembelian kendaraan ini sempat menjadi polemik antara Pemerintah dan DPR. Namun akhirnya parlemen menyetujui pembelian 32 panser tersebut dan menganggarkan lebih dari Rp 300 miliar. Raden Rachmadi






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: