Polisi Temukan Lagi Bungker di Rumah Kasdi
Kamis, 22 Maret 2007 | 15:29 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri dan Polda Jateng melakukan pra rekontsruksi atas penemuan bahan peledak dan amunisi di rumah Kasdi alias Sikas di di Dukuh Pancasan Rt 01/03 Banaran, Bendosari, Sukoharjo, Jateng, Kamis (22/3). Petugas juga menyisir rumah Kasdi untuk mengantisipasi keberadaan bahan peledak maupun amunisi lainnya.
Kapolwil Surakarta, Kombes Pol Yotje Mende menyatakan, langkah yang dilakukan tersebut sebatas pra rekonstruksi karena tidak menyertakan tersangka. "Pra rekontruksi ini kita fokuskan pada penemuan bahan peledak dan amunisi," tandas Kapolwil kepada wartawan.
Dalam pra rekontruksi tersebut, seluruh bahan temuan di Kasdi dikembalikan ke bungker yang digunakan untuk menyimpan untuk keperluan pembuktian.
Dalam penyisiran di seluruh bagian rumah Kasdi yang berdinding bata merah itu, tidak ditemukan apapun. Tapi petugas justru menemukan bungker lain yang berada tidak jauh dari bungker pertama. "Kemungkinan bunker itu tidak digunakan, karena saat dibongkar tidak ditemukan apapun," katanya.
Istri tersangka, Surani dalam pra rekonstruksi tersebut juga diikutsertakan sebagai saksi. Tetapi yang bersangkutan tidak sepatah katapun memberikan pernyataan kepada wartawan, dia hanya menyaksikan aparat kepolisian saat melakukan pra rekonstruksi. "Dari pengakuan yang bersangkutan mengaku tidak tahu menahu soal bungker dan barang-barang yang ditemukan tersebut. Dia juga mengaku tidak tahu aktivitas suaminya,'' tutur Kapolwil.
Dari identifikasi ulang terhadap barang-barang yang ditemuykan tersebut, terdiri dari bahan peledak seperti potasium klorat sebanyak 715,8 kilogram, bom paralon sebanyak 16 buah, bom besi 5 buah, bom botol 5 buah, granat nanas rakitan 2 buah, detonator 200 buah, TNT sebanyak 10 kilogram, amunisi sebanyak 2009, senjata jenis revolver dan satu buah senjata rakitan.
Anas Syahirul





