IPB Minta Bulog Kembali Fungsi Awal
Kamis, 22 Maret 2007 | 15:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Ahmad Amsori Mattjik, mengatakan Badan Urusan Logistik (Bulog) harus dikembalikan ke fungsi awalnya sebagai stok penyangga atau buffer stock. Dia menilai status Bulog saat ini sebagai perusahaan umum tidak tepat.
"Saya melihat Bulog sekarang sebagai pedagang yang mencari untung," kata Ahmad usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis.
Sebagai penyangga, dia melanjutkan, Bulog menjaga pasokan beras dalam negeri. Jika pasokan beras berlebih, Bulog akan membelinya seperti saat panen raya. Saat pasokan dalam negeri kurang, akan membeli dari luar.
Ahmad mengatakan IPB tidak terbebani dengan diangkatnya Mustafa Abu Bakar sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Wakil Presiden mengatakan salah satu pertimbangan mengangkat Mustafa karena alumni IPB. "Itu kan hanya amanah," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad juga mengusulkan pemakaian teknologi untuk meningkatkan produksi beras. Sebab, angka kehilangan gabah saat panen ini mencapai 3 persen.
Sutarto





