Indonesia Penerima Bantuan Australia Terbesar

Kamis, 22 Maret 2007 | 15:58 WIB

TEMPO Interaktif, Canberra:
Indonesia menjadi penerima bantuan terbesar Australia sejak bencana tsunami yang melenda Banda Aceh. Tahun ini 344 juta dollar Australia dikucurkan, di antaranya untuk membangun 390 gedung sekolah lanjutan pertama.

Menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer mengatakan, pemerintahnya berencana menaikkan
bantuan luar negerinya menjadi 4 miliar dollar Australia dalam dua tahun ke depan. "Sejak tsunami Indonesia merupakan negara penerima bantuan terbesar," katanya hari ini.

Sebagian besar bantuan itu direncanakan untuk
membangun 2.000 gedung sekolah lanjutan pertama. "Ada yang sekolah negeri dan ada pula yang madrasah atau swasta lainnya," kata Alexander Downer.

Adapun kucuran bantuan sebesar 344 juta dolar Australia, antara lain untuk membangun 390 gedung sekolah. Bantuan itu merupakan kombinasi hibah dan pinjaman tanpa bunga yang dapat diangsur dalam waktu lama. "Kalau tak salah sampai 40 tahun," kata Menteri Alexander Downer.

Penerima bantuan kedua adalah Papua Nugini, setelah itu Fiji dan Solomon. Jumlah bantuan total Australia tahun ini sekitar 2,5 miliar dolar Australia atau sekitar 0,3 persen dari GDP negeri kangguru ini.

Bantuan ini juga digunakan untuk beasiswa bagi 600-an mahasiswa Indonesia yang belajar di Australia. Bantuan Australia tidak diberikan secara tunai kepada pemerintah Indonesia. Untuk membangun gedung sekolah, misalnya,
lembaga AUSAID mengontak langsung perwakilan yang membutuhkan bantuan, yang memilih kontraktor yang memenuhi syarat dibawah pengawasan AUSAID.

Bambang Harymurti






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: