Pemerintah Kurang Berdayakan Tuna Netra

Kamis, 22 Maret 2007 | 17:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Netra, Bambang Basuki, mendesak pemerintah berperan lebih aktif dalam mendaya gunakan tuna netra. Sebab, berdasarkan data estimasi Departemen Kesehatan, 1,5 persen dari populasi penduduk Indonesia tuna netra.

"Artinya ada 3 hingga 4 juta penduduk. Jumlah sebanyak itu mau diapakan?" katanya kepada Tempo usai menghadiri acara serah terima bantuan 6 Personal Computer dari IBM.

Menurutnya, kebutaan tidak bisa disembuhkan. Karena itu, selain upaya pencegahan, pemerintah juga harus membuat program yang dapat memberdayakan tuna netra. Saat ini Yayasan Mitra telah membuat perpustakaan braile online yang bisa diakses melalui www.mitranetra.or.id.

Sumber dana dari donasi dua lembaga internasional sejak tiga tahun lalu. Pada Juli nanti, Yayasan akan bekerja sama dengan 5 lembaga pemerintah untuk mengisi data ke perpustakaan braile online tersebut.

"Banyak lembaga tuna netra di Asean tertarik untuk mengadopsi perpustakaan model ini," ujar Bambang. Dwi Riyanto Agustiar






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: