Cegah Penyusupan Teoris, Polisi Tingkatkan Pengawasan Gilimanuk

Jum'at, 23 Maret 2007 | 14:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk mencegah penyusupan para teroris ke Bali pasca penggerebekan di Jawa Tengah, jajaran kepolisian Polda Bali khususnya yang bertugas di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali diminta untuk meningkatkan kewaspadaaan. "Kami tidak ingin mereka punya kesempatan lolos ke Bali," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban, Jum'at (23/3).

Peningkatan , menurutnya, sudah dilakukan sejak bulan
Nopember terutama dikaitkan dengan pelaksanaan hari
raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru. Saat itu arus
penyeberangan sangat tinggi dan dikhawatirkan bakal
dimanfaatkan para teroris. Sementara itu, pada bulan
Maret ini kembali terjadi peningkatan arus di
penyeberangan karena hari raya Nyepi pada 19 Maret
lalu.

Reniban mengungkap, tanpa menunggu terjadinya
penangakapan pelaku teroris di berbagai daerah,
jajaran Polda Bali tetap mewaspadai penyusupan. "Noordin Moh Top khan belum tertangkap," tegasnya. Bali sendiri sudah mengalami dua kali aksi teroris dan tidak ingin kejadian itu terulang kembali.

Bentuk peningkatan kewaspadaan antara lain dengan
penambahan satuan ajing pelacak di Pelabuhan sejak
bulan Nopember lalu. Petugas dari satuan intel juga
bekerjasama dengan Densus 88 untuk melakukan
pengawasan. "Densus tentu lebih mobile," jelasnya.
Mereka sudah mengantongi identitas dan foto para
teroris yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang
(DPO). Rofiqi Hasan

TOPIK






Komentar Anda

Kirim