Kepolisian Resmikan Laboratorium DNA

Senin, 26 Maret 2007 | 10:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto pagi ini, Senin (26/3)), meresmikan laboratorium DNA (Deoxiribo Nuclead Acid) dan Sekretariat disaster victim identification (DVI) di Pusat Pemeriksaan Kesehatan Markas Besar Kepolisian RI di Cipinang, Jakarta Timur.

Pembangunan laboratorium senilai dua juta dolar Australia itu berdasarakan kebutuhan untuk mengumpulkan DNA para pelaku tindak kriminal seperti terorisme dan pengedar narkoba dalam sebuah data yang lengkap. Laboratorium ini direncanakan sanggup mengolah 500 sampel DNA dalam satu hari.

Laboratorium tersebut akan melengkapi tugas DVI dalam menangani proses investigasi korban bencana dilengkapi dengan fasilitas identifikasi berdasarkan profil suku dan sidik jari. Selain itu, dilengkapi juga dengan fasilitas penelitian penyakit menular seperti flu burung dan hepatitis.

Menurut Sutanto, laboratorium DNA tersebut sudah memenuhi standar internasional. "Ini seperti yang ada di Australia dan Jerman," kata Sutanto.

Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Kepolisian Australia (AFP) Commissioner Michael Joseph Keelty, Duta Besar Australia untuk Indonesia Bill Farmer, dan Kepala Dokter Polisi Markas Besar Kepolisian RI, Brigadir Jenderal Edi Saparwoko.

Muslima Hapsari

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :