close

Legiun Veteran Minta Dana Kesejahteraan

Senin, 26 Maret 2007 | 14:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Legiun Veteran Republik Indonesia meminta pemerintah memberikan dana kesejahteraan untuk seluruh anggota veteran. "Selama ini hanya sebagian kecil saja yang menerima tunjangan veteran," kata Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia(LVRI) Purbo Suwondo, Senin(26/3), saat pembukaan Kongres IX LVRI, di Istana Bogor.

Purbo juga meminta keanggotaan veteran untuk diperluas. Veteran tidak hanya berasal dari pejuang kemerdekaan 1945 saja tapi juga yang berasal dari pembela Trikora, Dwikora, operasi Seroja. "Khususnya peserta operasi-operasi perdamaian PBB selama 50 tahun terakhir," ujarnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setuju usulan legiun veteran itu agar veteran diberikan dana kesejahteraan. "Saya setuju, itu sebagai apresiasi bangsa pada pejuangnya, tepat itu disebut dana kesejahteraan," kata Susilo Bambang Yudhoyono, dalam pidato sambutannya membuka Kongres IX LVRI di Istana Bogor.

Yudhoyono mengatakan negara wajib memikirkan kesejahteraan veteran. Dana kesejahteraan itu bukan imbalan bagi pejuang akan tetapi sebagai apresiasi atas perjuangannya. "Pejuang tidak pernah meminta imbalan," ujarnya. Akan tetapi, pemberian dana itu akan disesuaikan kemampuan negara.

Presiden mengatakan, saat ini Menteri Pertahanan dan Menteri Sosial sedang menyusun revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1967 tentang Legiun Veteran Republik Indonesia. Dana kesejahteraan dan perluasan keanggotaan veteran itu akan dimasukkan dalam revisi undang-undang itu.

Hadir dalam acara itu, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat jenderal Djoko Santoso, Kepala Staf TNI Angkutan Udara Marsekal Herman Prayitno, dan Kepala Staf TNI angkatan Laut Laksamana Slamet Subianto.

Acara pembukaan kongres itu molor tiga puluh menit dari jadwal semula pukul 10.00 WIB. Presiden melayat Ibu Nelly Adam Malik yang wafat semalam.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan nilai-nilai 1945 masih relevan untuk dibicarakan. Dia berharap legiun veteran tetap menjalankan kiprah dan pengabdiannya yang tidak mengenal batas akhir untuk memajukan bangsa.

Yudhoyono juga mengingatkan dalam masa transformasi ini kebiasaan buruk harus diubah. Misalnya kebiasaan korupsi, pembalakan liar, dan membuang sampah sembarangan.

Kongres IX Legiun Veteran akan berlangsung hingga 29 Maret nanti. Acara lima tahunan ini bertujuan memilih ketua baru. sutarto

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [1] :

  • Untukmu pahlawanku

    seandainya anak bangsa ini benar benar memahami apa yang pernah kita dengar "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa para pahlawannya "merupakan suatu perbuatan yg sungguh teramat mulia, banyak para veteran kita yg msh hidup dibawah garis kemiskinan,rumah yg tak layak dls,alangkah mulianya jika kita mau mengangkat derajat mereka,yg tlh berkorban harta,jiawa dan raganya.

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan