Wiranto Segera Dipanggil Bersaksi
Sabtu, 31 Maret 2007 | 09:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia Timur Leste telah mendengar keterangan 18 saksi menyangkut kerusuhan yang terjadi di Timor Timur (kini Timor Leste) menyusul pengumuman hasil jajak pendapat tahun 1999 lalu. Beberapa yang sudah memberi keterangan antara lain Habibie (mantan presiden), tiga mantan petinggi ABRI Mayjen (purn) Zacky Anwar Makarim, Mayjend (purn) Adam Damiri dan Mayjend FX Suhartono Suratman, juga bekas wakil panglima Pasukan Pejuang Integrasi Eurico Guterres.
Setelah pemanggilan ke-18 orang itu, berikutnya akan didengarkan keterangan dari bekas Panglima ABRI Jenderal Wiranto, pemantau dari Forum Rektor, juga para pejabat kepolisian. Belum dijadwalkan kapan pemanggilan tersebut. Yang pasti, menurut Benjamin Mangkoedilaha, ketua Komisi, dalam waktu dekat Komisi baru akan melakukan analisa terhadap keterangan yang diberikan 18 saksi yang data-datanya sudah terkumpul. Analisa, kata Benjamin, baru direncanakan Juni hingga Agustus mendatang. Namun itupun tergantung perkembangan.
Benjamin menyatakan pihaknya mendapat informasi, data dan fakta yang lebih lengkap dari para saksi. Dari mereka, kata dia, didapat banyak nama baru yang terkait dengan kerusuhan, peristiwa baru dan pengembangan. "Makin banyak korban yang harus didengar, nama baru, pelaku baru yang harus dideteksi lagi," ujar Benjamin kepada Tempo Sabtu pagi ini.
Dian Yuliastuti




Komentar Anda :