Baasyir: Tak Ada Teroris di Indonesia

Sabtu, 31 Maret 2007 | 18:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abubakar Baasyir menampik tudingan beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur sarang teroris. "Justru yang mengatakan teroris itu antek teroris. Omong kosong, tidak ada itu," ujar Baasyir setelah mengikuti Tablik Akbar di Masjid Al Azhar, Sabtu (31/3).

Menurut pengasuh Pondok Pesantren Ngruki itu, di Indonesia tidak ada umat Islam yang menjadi teroris dan melakukan teror. "Baik itu pejabat atau bukan yang mengatakan itu, antek teroris," tegas Baasyir.

Mereka yang ditangkapi dan dianggap sebagai teroris, katanya, adalah umat Islam yang sedang berjuang dan membela umat Islam. "Mereka itu yang diteroriskan lepas dari kita setuju atau tidak setuju dengan caranya," ujar Baasyir.

Beberapa waktu lalu, bekas tokoh Jemaah Islamiah Nasir Abbas menyatakan, beberapa wilayah Jawa Tengah seperti Solo, Sukoharjo, Magelang, dan Blitar di Jawa Timur adalah wilayah yang banyak menghasilkan jaringan terorisme.

Menurut dia, tidak sedikit pula mereka yang diduga melakukan tindakan terorisme muncul dan ditangkap di wilayah-wilayah tersebut. Baasyir tidak menyebut nama Nasir yang menguraikan tidak adanya teroris tersebut.

Dian Yuliastuti






Komentar Anda

Kirim