Upaya Damai Jemaah Haji - Depag Buntu

Minggu, 01 April 2007 | 16:27 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Upaya perdamaian antara Boyamin, jamaah haji yang mengalami kelaparan awal tahun lalu dengan Departemen Agama mengalami jalan buntu. Ia menyatakan tetap akan melanjutkan gugatan terhadap Menteri Agama Maftuh Basyuni yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat 27 Februari lalu.

"Dua kali perundingan damai (15 dan 29 Maret) yang sudah kami tempuh tak membuahkan hasil apapun," kata Boyamin kepada Tempo, Ahad. Perundingan, dimediatori hakim Kresna Menon.

Jemaah haji kloter 22 Solo ini menggugat Menteri lantaran tidak mendapatkan ganti rugi yang dijanjikan pemerintah sebesar 300 riyal. Ia mengaku kelaparan dari Kamis malam 8 Zulhijah sampai Jum'at 9 Zulhijah, karena tidak mendapatkan jatah makan.

Dalam mediasi, Boyamin menghendaki agar Departemen Agama membentuk badan penyelenggara urusan haji. Tuntutan itu lebih lunak dibandingkan dengan gugatan yang disampaikan melalui pengadilan. Namun, utusan Departemen menolak tuntutan itu dengan alasan pembentukan Badan Haji melibatkan departemen lain. Departemen hanya berjanji akan melakukan penyelenggaran haji lebih baik dan kejadian seperti musim haji lalu tidak terulang. “Saya menolak karena tidak ada jaminan janji itu bisa direalisasikan," kata Boyamin. Imron Rosyid

TOPIK






Komentar Anda

Kirim