Pilot dan Kopilot Garuda Beradu Mulut Sebelum Mendarat di Yogyakarta
Minggu, 01 April 2007 | 22:49 WIB
TEMPO Interaktif, Canberra:Pilot dan kopilot pesawat Garuda yang terbakar di Yogyakarta yang mengakibatkan 21 orang tewas, ternyata sempat berdebat, beberapa saat sebelum pesawat mendarat. Hal itu diungkapkan oleh penyelidik KNKT dalam wawancara dengan salah satu televisi Australia.
Ketua penyelidik Tatang Kurniadi mengatakan, temuan utamanya dalam penyelidikan itu menyatakan bahwa penyebab musibah adalah masalah manusia (human error). "Saya khawatir kecelakaan itu terjadi karena hilangnya kontrol dari ruang kopkit (karena pertikaian)," kata Tatang kepada Nine Network.
Dalam rekaman audio dari ruang kopkit terdengar pilot dan kopilot berdebat soal kecepatan dan sudut kepakan sayap, hanya beberapa saat sebelum kecelakaan, kata Tatang.
Kapten dan kopilot termasuk di antara 119 orang yang selamat dalam peristiwa itu. Mereka baru pertama kalinya terbang bersama pada 7 Maret dari Yogyakarta dengan menggunakan Boeing 737-400 itu.
ABC





