Satu Setengah Juta Lansia Terlantar

Senin, 02 April 2007 | 17:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Direktur Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Departemen Sosial, Suharno menyatakan saat ini sekitar 1.565.286 orang lanjut usia (lansia) hidup dalam keadaan terlantar. Jika tidak segera diatasi, pada 2020 nanti jumlah lansia yang telantar diproyeksikan melonjak jadi 28.822.879 jiwa.

"Kita harus memperbaiki koordinasi antar instansi dan institusi terkait agar kesejahteraan mereka bisa ditingkatkan," katanya saat menerima kunjungan Wakil Menteri Dapartemen Administrasi Sipil Republik Rakyat Cina Dou Yupei di Departemen Sosial, Senin.

Untuk menekan jumlah lansia terlantar, pihaknya telah menyelenggarakan program perlindungan sosial dan aksesibilitas untuk mereka. Saat ini program itu telah berlaku di 10 provinsi, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur. "Program tersebut mencakup 3.500 lansia, masing-masing mendapat Rp 300 ribu per bulan," katanya.

Menurut Suharno, pada 2008 nanti program perlindungan sosial dan aksesibilitas untuk lansia akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah sasaran 39.132 lansia. Setahun berikutnya, target lansia akan ditingkatkan lagi menjadi 78.264 jiwa dengan bantuan Rp 300 ribu per bulan per orang.

Ia mengakui, kinerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan lansia masih belum maksimal. Hal ini disebabkan karena besarnya jumlah lansia yang terlantar dan minimnya anggaran pemerintah.

Masalah lain yang harus diperhatikan pemerintah adalah aksesibilitas lansia terhadap sarana umum yang belum memadai. Dwi Riyanto Agustiar






Komentar Anda

Kirim