Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Telepon SBY-Bush Tidak Terkait Resolusi 1747
Senin, 02 April 2007 | 21:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Juru Bicara Kepresidenan Andi Malarangeng mengatakan, pembicaan telepon antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Amerika Serikat George Walker Bush tidak ada hubungannya dengan dukungan pemerintah Indonesia terhadap resolusi 1747 Dewan Kemanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menurut Andi, dalam pembicaraan lewat telepon tersebut kedua kepala negara hanya membahas mengenai pertemuan negara-negara yang tergabung dalam G33 di Jakarta beberapa waktu lalu dan mengenai organisasi WTO (Word Trade Organization). Bush memang mengajak Yudhoyono membicarakan masalah Resolusi Dewan Keamanan PBB dan organisasi atom dunia (IAIA). “Namun, Presiden (Yudhoyono) menolak,” kata Andi.

Setelah berbicara dengan Bush, Yudhoyono juga berbicara dengan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dan Presiden Afrika Selatan Tambo Mbeki. Namun, Andi tidak menjelaskan isi pembicaraan ini.

Keterangan yang diberikan Andi itu tidak dipercaya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Zaenal Ma'arif. Bahkan Zaenal menuding Andi telah berbohong. Dia mendesak Presiden Susilo mencopot mantan dosen Institut Ilmu Politik itu. "Andi Malarengeng sebagai juru bicara presiden mengatakan percakapan telepon dua presiden itu berkaitan dengan sidang G-33 di Jakarta, tetapi anehnya pers internasional seperti CNN dan AFP jelas-jelas menyebutkan kalau pembicaraan keduanya adalah mebicarakan soal nuklir di Iran dan resouksi Dewan Keamanan PBB," kata Zaenal, di Solo, Senin (2/4).

Andi sendiri menghargai pendapat Zaenal. Tetapi dia tidak bersedia untuk berkomentar. “Terserah saja beliau berpendapat begitu,” kata Andi.

ERWIN DARIYANTO

Dari Arsip Majalah TEMPO
Main Curang di Langit Iran | 21 Pebruari 2005
Dapatkah AS-Iran Bertaut Kembali? | 13 Desember 2004
Wajah Iran yang Simpatik  | 16 Maret 1999
Hujan Meteor dari Persia | 25 Oktober 2004
Dari Sanksi Turun ke Nuklir | 25 Oktober 2004
Merobohkan Tembok Berlin Arab  | 24 November 2003
Satu Kali Kesempatan Lagi | 10 November 2003
OKI: Masihkah Berguna?  | 20 Oktober 2003
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dukungan Indonesia Pada Resolusi 1747 Persulit Konferensi Sunni-Syi'ah
Tim Pembela Muslim Akan Gugat Presiden
Bush Paksa Iran Bebaskan Marinir Inggris
Enggan Minta Maaf, Ahmadinejad Sebut Blair Sombong
Bekas Sandera Tawarkan Diri Jadi Negosiator
Inilah Surat Tentara Inggris yang Disandera Iran
Iran Pamer Sandera, Blair Berang
Dua Kapal Induk Amerika Terlibat Latihan Perang di Teluk Persia
Iran Interogasi Pelaut Inggris Yang Ditangkap
RI Berharap Iran Patuhi Resolusi 1747 DK PBB
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk96969 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data