IPDN Dinilai Belum Lakukan Perbaikan

Rabu, 04 April 2007 | 15:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Jatuhnya korban kekerasan dalam proses pendidikan di Intitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) memperlihatkan manajemen pendidikan di sini belum adanya perbaikan secara fundamental.

"Sebab setelah kejadian serupa pada masa lalu, kini harus terulang kembali," kata Ketua Partai Demokrat Anas Purbaningrum, Rabu (4/4). "Ini kasus yang kesekian kalinya dan sangat memilukan."

Anas meminta rektorat institut melakukan pembenahan mendasar terhadap proses pendidikan di kampus yang sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri itu. Pembenahan perlu dilakukan agar tidak ada lagi korban yang menyusul.

Sebelumnya, Cliff Muntu, mahasiswa tingkat dua Institut Pemerintahan Dalam Negeri tewas secara tidak wajar Senin malam lalu. Almarhum diduga dianiaya oleh sesama mahasiswa. Kejadian ini bukan pertama kali, pada 2003 Wahyu Hidayat juga tewas di tangan seniornya, dan pada 2000 hal yang sama juga menimpa Erry Rahman.

Aqida Swamurti

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: