Cliff Muntu Tak Pernah Mengeluh Sakit kepada Ayahnya
Rabu, 04 April 2007 | 16:06 WIB
TEMPO Interaktif, Manado:Ody Muntu, ayah Cliff Muntu, praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tingkat II yang tewas diduga dianiaya oleh sesama mahasiswa, menyerahkan kasus anaknya kepada kepolisian.
Apabila ada tanda-tanda kekerasan berdasarkan hasil otopsi, kata Ody, menjadi urusan polisi untuk menyelidikinya. "Kami belum mengetahui penyebab kematian Cliff," ujar Ody yang ditemui di rumahnya.
Semula, Ody keberatan bila jenazah Cliff diotopsi. Untuk menghindari saling tuduh, dia mempersilakan polisi mengotopsi jenazah Cliff.
Tak pernah terlintas dalam pikiran Ody, putra sulungnya meninggal tiba-tiba dan dengan cara kekerasan. Sebab, Cliff tak pernah memberi kabar kalau sakit. Kontak mengenai kesehatan Cliff tiga pekan lalu.
Cliff yang lahir pada 8 Juni 1987 itu pernah mengabarkan dirinya kurang sehat. Saat itu, Cliff sedang menjalani prajabatan. "Kalau malam badannya panas-dingin," kata Ody.
Suasana duka menyelimuti rumah orang tua Cliff di kompleks asrama ABRI di Kelurahan Kairagi, Manado, Sulawesi Utara. Ibu Cliff, Serly Rondonuwu-Muntu tak dapat membendung air matanya. Serly yang biasa disapa Nona terus menangis. "Kami serahkan kepada Tuhan," ucap Ody pelan.
Verrianto Madjowa





