Partai Baru Akan Kesulitan Raih Suara Pemilu
Rabu, 04 April 2007 | 21:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Salah satu Pimpinan Kolektif Nasional Partai Demokrasi Pembaruan Sukowaluyo Montorahardjo menyatakan partai baru akan menjadi alternatif bagi pemilih karena partai lama dipandang negatif oleh masyarakat. "Partai lama gagal mensejahteraan masyarakat," katanya pada diskusi di kantor pusat Partainya Jalan Sisingamangaraja 21, Jakarta Rabu (04/04).
Menurutnya, partai lama juga gagal menjalankan reformasi secara total. Pengisi partai lama dinilai elit feodal dan tradisional yang menghambat demokrasi.
Pernyataannya itu berdasarkan, hasil survei Lembaga Survei Indonesia terbaru yang menyebutkan 30,6 persen masyarakat belum memilih partai. Hal inilah yang dianggap peluah bagi partai politik baru.
Adapun Anies Baswedan, peneliti Lembaga Survey Indonesia, mengatakan partai baru menghadapi tantangan besar dalam merebut hati pemilih. Data LSI menyebutkan pemilih partai sangat solid untuk kembali memilih partai-partai yang telah dipilih sebelumnya. Dia mencontohkan Partai Golkar yang 88 persen pemilihnya pada pemilu 1999 tetap konsisten di pemilu 2004.
Gunanto E S





