Nyoman Bantah Ada Praja IPDN Kabur

Jum'at, 06 April 2007 | 21:09 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) I Nyoman Sumaryadi membantah ada praja yang kabur dari kampus. “Bukan kabur, praja itu sudah berhenti,” katanya ketika dihubungi Tempo, Jumat (6/4).

Sebelumnya ayah mendiang Cliff Muntu, yakni Noldie Muntu, didatangi teman anaknya yang menceritakan apa yang terjadi di balik kematian anaknya itu. Teman almarhum itu mengaku bahwa dirinya kabur dari IPDN karena tidak tahan mendapat siksaan dari seniornya. Akibat siksaan otu dia sampai muntah darah dan dua kali masuk rumah sakit.

Nyoman mengatakan, teman Cliff yang dimaksud adalah Gusti Kaisar. Dia merupakan teman satu angkatan Cliff Muntu dari Provinsi Sulawesi Utara. Dia, kata Nyoman, sudah mengundurkan diri dari IPDN sejak beberapa bulan yang lalu.

Nyoman mengaku, sudah meminta agar Gusti melaporkan tindakan penganiyaan yang dilakukan oleh seniornya. “Dia tidak pernah menyampaikan (penganiyaan itu) sampai mengundurkan diri,” kata Nyoman.

Nyoman mengaku, sampat memberikan jaminan akan menerima kembali praja itu untuk melanjutkan kuliahnya di IPDN, asal memberikan laporan tertulis atas penyiksaan yang dialaminya di kampus itu. “Tapi, tetap saja dia tidak menyampaikannya,” katanya.

Nyoman menyayangkan pilihan Gusti untuk mengundurkan diri. “Kenapa dia yang harus mundur, harusnya dia menunjukkan siapa yang salah, akan kami cari,” katanya. Laporan seperti itu, menurutnya, akan membantu pihak IPDN untuk memperbaiki kampus itu.

Ahmad Fikri

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: