Korban di IPDN Pernah Berniat Melawan Seniornya

Sabtu, 07 April 2007 | 10:40 WIB

TEMPO Interaktif, Manado:

Para junior Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang sering menjadi korban kekerasan kakak kelasnya pernah berniat melawan, tapi tak pernah terealisasi. "Masih takut dan ragu-ragu," kata KP, teman seangkatan Cliff Muntu yang tewas akibat penganiayaan kepada Tempo Interaktif tadi malam.
Cliff diduga tewas akibat penyiksaan senior-seniornya di kampus itu. Kasus ini sedang diselidiki, lima mahasiswa senior yang diduga menganiaya Cliff sudah menjadi tersangka.
Menurut KP, para junior tak berani melawan atau melaporkan penyiksaan yang mereka alami karena selalu diancam. Penyiksaan biasanya berlangsung malam hari ketika kuliah sudah tidak ada dan dosen sudah pulang.
KP memilih lari dari IPDN karena tak tahan menghadapi penyiksaan. Dia baru muncul untuk melayat jenazah Cliff. "Saya tak mau balik ke IPDN," kata KP yang, seperti halnya Cliff, menjadi wakil daerah Sulawesi Utara.

Verrianto Madjowa






Komentar Anda

Kirim