Presiden Akan Ubah IPDN Secara Drastis

Minggu, 08 April 2007 | 12:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan melakukan tindakan fundamental di Institut Pemerintahan Dalam Negeri sehingga kekerasan di kampus itu berakhir. "Ini tidak bisa ditolerir lagi, kami akan melakukan perubahan mendasar di lembaga itu," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seusai dzikir di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (8/4).

Ia tak merinci tindakan mendasar tersebut. Namun tindakan itu akan dilakukan setelah presiden memperoleh penjelasan Menteri Dalam Negeri Ad Interim Widodo A.S. dan hasil penyelidikan tim investigasi. Widodo akan melaporkan kekerasan yang menewaskan praja Cliff Muntu, 19 tahun.

Selain meminta penjelasan dari Widodo, Presiden akan meminta pertanggungjawaban Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Nyoman Sumaryadi.

Yudhoyono menganggap terlalu dini IPDN dikatakan akan dibubarkan. Dia berjanji secepatnya melakukan tindakan tepat itu. "Kalau perlu set up baru dari lembaga itu," ujarnya.

Yudhoyono mengatakan telah menghubungi keluarga Cliff Muntu untuk menyampaikan belasungkawa. Yudhoyono mengaku sangat prihatin dan menyesalkan penganiayaan yang terus berulang di IPDN itu.

SUTARTO






Komentar Anda

Kirim