Panglima TNI: Perhatikan Keselamatan Penerbangan
Senin, 09 April 2007 | 10:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto meminta agar jajaran Angkatan Udara selalu memperhatikan faktor keselamatan terbang. "Perhatikan masalah keselamatan, baik pada operasi perang atau non perang," kata dia dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Stas Angkatan Udara Marsekal Herman Prayitno ketika meimimpin upacara ulang tahun Angatan Udara ke-61 di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Senin (9/4).
Djoko mengingatkan faktor keselamatan ini sangat penting, agar pelaksanaan penjagaan kedaulatan negara lewat udara bisa dipertahankan. "Keselamatan terbang dan keamana
kerja menjadi tolok ukur keberhasilan Angkatan Udara dalam mengemban tugas," ujarnya.
Dia mengakui alat utama sistim persenjataan yang dimiliki TNI sangat terbatas dan masih jauh dari cukup. Namun tugas tentara yang diamanatkan dalam undang-undang
harus tetap dilaksanakan dengan maksimal. Djoko mengatakan ancaman yang sekarang harus dihadapi bangsa antara lain terorisme, separatisme, wabah penyakit, dan
bencana alam. "Angkatan Udara bisa menymbangkan kemampuan untuk mengrangi beban bangsa itu dengan tetap b erpijak pada undang-undang yang berlaku," paparnya.
Perayaan ulang tahun ini, digelar di Skuadron 17 Pangkalan Udara Hali Perdana Kusuma. Selain parade pasukan, acara ini juga diwarnai oleh atraksi lima pesawat hawk 100-200, lima F-5 tiger, serta terjun payung. Raden Rachmadi | Dian Yuliastuti





