Presiden Akan Umumkan Penyelamatan Uang Negara

Senin, 09 April 2007 | 12:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan secara berkala uang negara yang berhasil diselamatkan dari tindak pidana korupsi. Presiden juga akan memberikan penjelasan keuangan negara yang berhasil diselamatkan itu.

"Agar rakyat tau sejauhmana dana terhimpun yang dikorup koruptor itu, dikembalikan kepada negara,"ujar Ketua Umum Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Basri Bermanda di Kantor Presiden, Senin (9/3) usai bertemu Presiden. Basri didampingi Menteri Agama Maftuh Basyuni.

Tarbiyah Islamiyah, ucap Basri, menilai pemerintah telah menjalankan upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme yang dibuktikan dengan diberinya sanksi hukum terhadap beberapa mantan pejabat. "Kami merasa, rasa takut melakukan korupsi sudah menjalar di mana-mana."

Dalam kesempatan itu, Tarbiyah Islamiyah menyampaikan 8 butir hasil Musyawarah Nasional VIII 9 September 2006 lalu kepada Presiden.

Di antaranya, ujar Basri, keprihatinan makin maraknya tayangan mistik yang membuat gundah dan meminta agar diperbanyak tontonan yang bisa menjadi tuntunan.

Tarbiyah Islamiyah, jelas dia, bekerjasama dengan Departemen Dalam Negeri memberikan orientasi wawasan nilai-nilai kebangsaan agar NKRI tetap tegak.

Organisasi massa yang berusia 79 tahun tepat pada tanggal 5 Mei ini meminta agar Presiden bisa memberikan nasihat (tausiyah) saat peringatan ulang tahun (milad) ke 100 Pondok Pesantren Candung Bukit Tinggi, Sumatera Barat. badriah






Komentar Anda

Kirim