Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KSAL: Silahkan Purnawirawan Diperiksa
Senin, 09 April 2007 | 12:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Slamet Soebijanto, berharap agar status tiga helikopter Mi-2 yang teronggok di Pangkalan Angkatan Laut Juanda, Surabaya, Jawa Timur, cepat selesai.

Karena itu ia mempersilahkan penegak hukum untuk memeriksa siap saja yang diduga terkait dengan kasus itu, termasuk perwira TNI-AL yang telah pensiun. "Silahkan, kami terbuka kalau ada pemeriksaan, termasuk para purnawirawan," ujarnya kepada Tempo, usai menghadiri upacara ulang tahun Angkatan Udara di Pangkalan Halim Perdana Kusuma, Senin.

Namun Slamet enggan menyebutkan siapa saja yang bisa diperiksa terkait pengadaan helikopter buatan Rusia itu. "Terserah pemerintah, yang diwakili Departemen Pertahanan. Yang jelas kami mendukung proses pemeriksaan ini," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Sekretaris Jendral Departemen Pertahanan Letnan Jendral Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan bukti-bukti terkait pengadaan helikopter itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pada 2002 Angkatan Laut membeli 16 unit Mi-2 senilai US$ 11, 17 juta. Negara sudah mengeluarkan US$ 1,67 juta sebagai uang muka. Meski sudah berganti tiga rekanan, namun sampai sekarang proses pengadaanya belum jelas. Belakangan muncul tiga Mi-2 di Surabaya. Tapi, tidak jelas siapa pemiliknya.

Ketika ditanya apakah Angakatan Laut tetap menginginkan Mi-2 atau helikopter lain, menurut Slamet tergantung pemberian pemerintah. "Tapi kami sangat membutuhkan helikopter jenis itu," ujarnya. Raden Rachmadi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Timor Leste Buka Pintu Perbatasan Darat
TNI Siaga I Diperbatasan, Pintu Penyeberangan Darat ke Timor Leste Ditutup
Presiden Akan Bertemu Ramos Horta
Pindad Sangkal Jual Senjata ke Timor Leste
Xanana-Yudhoyono Akan Bahas Situasi Timor Leste
Yudhoyono Akan Bertemu Xanana
Indonesia Kirim Bantuan ke Timor Leste
Pembakaran dan Penjarahan di Dili Masih Marak
Indonesia Menolak Dikaitkan dengan Kerusuhan Timor Leste
Dili Berangsur Normal, TNI Tetap Waspada
> selengkapnya...

Website

U.S. Department of State
United Nations (PBB)
Departemen Luar Negeri

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk97410 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< April,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data