Menkes Bantah Ada Penyimpangan Dana Bantuan Global Fund
Senin, 09 April 2007 | 13:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari membantah adanya penyimpangan dana bantuan dari Global Fund. Namun dia mengakui bantuan dana untuk untuk penanganan penyakit AIDS, tuberkulosis (TB), dan malaria tersebut dihentikan.
“Tidak ada penyimpangan dana, yang ada hanya conflict of interest (konflik kepentingan) karena orang yang menjadi penanggung jawab membagi dana ke LSM-LSM ternyata punya LSM sendiri di suatu daerah,” katanya, di Solo, Senin.
Siti berharap bantuan hibah yang diperoleh sejak 2003 itu dapat dilanjutkan kembali pada bulan ini. Departemen Kesehatan, menerima bantuan dari Global Fund sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun. Oleh Departemen, dana itu dibagikan ke Komisi Penanggulangan AIDS atau lembaga swadaya masyarakat yang mengajukan proposal. Namun sejak pertengahan Maret lalu, bantuan itu dihentikan.
Menurut Wakil Ketua Country Coordinating Mechanism (CCM) Global Fund untuk Indonesia, Firman Lubis, penghentian itu terkait dengan hasil audit Price Waterhouse Cooper (PWC) yang menemukan dugaan adanya dana yang belum bisa dipertanggungjawabkan. Firman menyebut jumlahnya dana yang belum bias dipertanggungjawabkan sekitar Rp 5 miliar. (Koran Tempo, 9/4). Imron Rosyid





