close

Provinsi Papua Ajukan Memiliki IPDN Sendiri

Selasa, 10 April 2007 | 19:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jayapura: Wakil Gubernur Provinsi Papua Alex Hasegem mengusulkan pemerintahan pusat membolehkan daerah memiliki sekolah pemerintahan seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sendiri.

Alasannya, selain dapat menghemat biaya, juga banyak daerah yang siap. "Ini juga untuk menghindari tindak kekerasan yang berpotensi menghilangkan nyawa seseorang seperti yang terjadi selama ini," katanya, Selasa (10/4).

Alex menolak keras tindakan kekerasan hingga menghilangkan nyawa orang dalam dunia pendidikan.
Menurutnya, manajemen IPDN di Jatinangor secara kelembagaan harus dirombak total. Pimpinan IPDN harus bertanggung jawab dan diganti.

Untuk itu, menurut Alex, sekolah seperti IPDN itu perlu dibuat di masing-masing daerah. Sehingga nantinya daerah bisa mengatur sekolahnya dengan baik dan bisa menghasilkan kader-kader pemerintahan yang berkualitas dan dapat mengenal baik kondisi serta karakter wilayahnya dengan baik.

Dari pemikiran ini, Alex berencana bersama tim dari Provinsi Papua berangkat ke Jakarta untuk meminta restu presiden agar usulan pembentukan sekolah tinggi sejenis IPDN bisa diwujudkan di Papua. Apalagi untuk Papua persoalan lokasi sudah ada termasuk soal dananya dan ilmunya pun tetap sama dan dosennya bias didatangkan dari luar. “Untuk itu, saya rencananya akan ke Jakarta pada 20 April 2007 mendatang,” katanya.

Cunding Levi

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan