Indonesia Himbau Negara Pemegang Veto Tak Komentari Iran
Jum'at, 13 April 2007 | 23:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia menghimbau agar negara-negara pemegang veto tidak melakukan tindakan atau mengeluarkan pernyataan yang dapat memperkeruh suasana. Himbauan dari Departemen Luar Negeri ini disampaikan setelah Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad mengatakan akan memperbanyak pengayan uraniumnya.
“Kita himbau agar Iran maupun negara P5 tidak melakukan atau mengeluarkan statemen yang akan memperkeruh suasana,” kata Direktur Kemanan Internasional dan Perlucutan Senjata departemen luar negeri Desra Percaya saat media breafing di deplu Jakarta, Jumat (13/4).
Alasanya, kata Desra, karena pernyatan persiden Iran itu seharusnya dilihat dalam konteks pernyataan untuk publik domestic. “Kita melihat pernytaan itu ditujukan pada domestic,” ucap Desra. Sehingga masyarakat internasional tidak perlu untuk menanggapinya.
Pemerintah Indonesia sangat berharap P5 dan Iran tetap mengutamakan dan mempertimbangkan adanya jangka waktu 60 hari sesuai dengan ketetapan resolusi 1747 Dewan Keamanan PBB. Dan dalam kaitan ini Indonesia menghimbau pada pihak-pihak trekait untuk mencari penyelesaian sesuai dengan yang termuat dalam resolusi 1747. “Serta tidak mengarahkan pada pernyataan-pernyataan yang cenderung menyulitkan nantinya,” kata Desra. Titis Setianingtyas





