Banyaknya Tim Investigasi IPDN Dipertanyakan
Sabtu, 14 April 2007 | 07:25 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:
Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menyesalkan cara penyelesaian masalah yang terjadi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pascakematian Cliff Muntu. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, reaksi pemerintah, DPR, DPD hingga DPRD Sulawesi Utara yang ramai-ramai membentuk tim investigasi menunjukkan bangsa ini masih belum beranjak dari paradigma yang reaksioner.
“Untuk apa DPR, DPD, Departemen Dalam Neger, bahkan DPRD Sulawesi Utara dan Presiden yang tak mau ketinggalan ramai-ramai menurunkan tim investigasi dan evaluasi?” kata Tjahjo, Sabtu (14/4) pagi. “Saya yakin, siapapun setuju perlu ada perubahan secara signfikan di IPDN. Tapi cara seperti itu justru tak akan menyelesaikan masalah.”
Tjahjo mengatakan sikap reaksioner berbagai kalangan itu tak akan menghasilkan sesuatu yang memadai. Apalagi, kelihatan sekali tidak ada semacam koordinasi dari berbagai tim investigasi tersebut, termasuk siapa yang bakal bertanggung jawab atas temuan berbagai tim yang dibentuk itu. “Jangan-jangan nanti malah hasilnya tak ada,” ujarnya. Imron Rosyid





