Said Didu: Reshuffle Itu Urusan Petinggi
Sabtu, 14 April 2007 | 12:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Said Didu, hanya tertawa ketika dia ditanya mengenai kabar bahwa namanya disebut-sebut bakal naik jabatan menjadi menteri. "Wah, itu urusan para petinggi, bukan urusan saya," ujarnya, Sabtu (14/4).
Ketika ditanya apakah dirinya siap menggantikan posisi Sugiharto sebagai Menteri Negara BUMN, Ketua Tim Supervisi Pengalihan Bisnis TNI ini, berkomentar. "Ah, bagi saya, yang penting bekerja dengan sebaik-baiknya."
Rencana perombakan kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jumat (13/4) kemarin. Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar ini, reshuflle itu demi perbaikan kinerja pemerintah. “Bukan politis.”
Salah satu posisi yang akan kabarnya akan diganti adalah Menteri Negara BUMN. Selain Said Didu, ada beberapa kandidiat di posisi basah ini, antara lain akuntan dari Pricewaterhouse Coopers Kemal Stambul yang diusung Partai Keadilan Sejahtera. Namun, bebeapa sumber Golkar menyatakan menolak pencalonan Stambul. Partai berlambang beringin ini lebih sreg dengan Said Didu, karena dianggap bisa mewakili Golkar dan termasuk "orang" Kalla. Raden Rachmadi





