Ketua DPR Berharap Reshuffle Menjadi yang Terakhir
Senin, 16 April 2007 | 11:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua DPR Agung Laksono berharap rencana pergantian menteri kabinet (reshuffle) menjadi yang terakhir hingga 2009.
Menurut Agung, dengan adanya batas waktu yang jelas, kinerja menteri tidak terganggu. Tapi, kata dia, itu semua bergantung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagai ketua parlemen dia tidak akan mencampuri urusan pergantian menteri kabinet. "Itu hak preogratif Presiden," katanya di gedung DPR Senayan pagi ini.
Menurutnya, alasan pergantian menteri paling tidak ada tiga hal. Pertama faktor kesehatan menteri, seperti yang saat ini dialami Menteri Dalam Negeri M. Ma'ruf dan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono.
Kedua adanya tuntutan dari masyarakat, cendikiawan, pakar dan elite politik. "Ini untuk peningkatkan kinerja karena sejumlah menteri dianggap tidak memiliki performa," ujarnya.
Ketiga, menurut Agung, pergantian kabinet karena desakan dari partai politik untuk memantapkan dukunganya dalam koalisi di pemerintahan. Agung berterus terang tidak tahu 11 nama calon menteri sebagaimana yang diungkapkan presiden kemarin.
Gunanto





