Ryaas: Ada Masalah Pengasuhan di IPDN

Selasa, 17 April 2007 | 13:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Tim Evaluasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Ryaas Rasyid mengatakan, terdapat masalah di bidang pengasuhan, manajemen,komunikasi dan pengajaran di IPDN.

"Sedikit demi sedikit mulai terkuak dan saya optimis dalam waktu dekat akan bisa mencari akar masalahnya,"ujar Ryaas usai rapat fokus di Gedung Utama IPDN, Selasa (17/4). "Tidak ada hubungan emosional antara pengasuh, pengajar dan dosen,"ucap dia.

Kesalahan pengasuhan itu misalnya praja sama sekali tidak memiliki motivasi untuk belajar karena sudah pasti lulus. "Ngapain capek-capek belajar, orang sudah pasti lulus."

Tentang masalah keuangan, Ryaas mengaku masih menyelidiki hal itu. Ia mengakui memang ada pemotongan sebesar Rp 96.000 per bulan dari tiap praja.

Sementara itu, Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat meminta agar tidak dibubarkan dengan alasan IPDN masih dibutuhkan oleh daerah. Sembilan orang perwakilan DPRD itu diterima Plt Rektor IPDN, Johanis Kaloh, di Ruang Rektorat. badriah

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :