Masalah Keuangan IPDN Sangat Tertutup

Kamis, 19 April 2007 | 03:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Tim Evaluasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ryaas Rasyid mengeluhkan ketertutupan pengelolaan keuangan pada lembaga pendidikan kedinasan di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat itu.

"Mereka menutup-nutupi informasi. Semuanya dianggap baik-baik saja dan tidak ada masalah, termasuk masalah keuangan," ujarnya kepada Tempo tadi malam.

Menurut Ryaas, informasi yang diperoleh Tim Evaluasi, banyak sekali persoalan keuangan di IPDN yang perlu diklarifikasi. Misalnya keuangan hasil lelang barang.

Tim Evaluasi, katanya, akan melakukan pendalaman. "Kita
akan memanggil pejabat-pejabat keuangan yang lama untuk dimintai keterangan," katanya.

Pejabat keuangan IPDN tampak kikuk ketika ditanya seputar masalah duit di IPDN. Jawaban yang diberikan berbelit-belit, tak ada jawaban yang jelas, sehingga pertemuan dengan Tim Evaluasi terasa kaku. "Mereka tidak jujur."

Persoalan keuangan menjadi salah satu yang mengecewakan Tim Evaluasi karena tidak mendapatkan informasi yang jelas dan transparan. Di samping itu, Tim Evaluasi kecewa soal tender pakaian mahasiswa IPDN.

Kendati tender ini dilakukan secara terbuka, namun informasi yang didapatkan Tim Evaluasi, ada kesan tender itu sudah ada pemenangnya sebelum tender dibuka.

Choirul Aminuddin

TOPIK






Komentar Anda

Kirim