Sabtu, Jenazah Partahi Tiba Jakarta

Kamis, 19 April 2007 | 09:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Jenazah Partahi Mamora Halomoan Lumban Toruan diperkirakan tiba di Jakarta Sabtu (21/4). Jenazah mahasiswa Indonesia yang tertembak dalam insiden di Universitas dan Institut Politeknik Virginia, Amerika Serikat itu dipulangkan dengan pesawat dari New Jersey ke Indonesia.

"Sabtu mungkin sudah tiba di Indonesia,dengan perhitungan perjalanan dan perbedaan waktu 12 jam. ," ujar Arharis Iskandar, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Washington yang dihubungi Tempo melalui sambungan internasional, pagi tadi.

Menurut dia perjalanan dari New Jersey ke Indonesia akan memakan waktu 17 jam. Rute yang akan ditempuh dari Virginia ke New Jersey melalui jalan darat dengan jarak tempuh antara 8-10 jam. Kemudian perjalan dilanjutkan melalui udara. "Kalau pakai pesawat terbang harus berhenti di North Carolina, di Atlanta, lalu ganti pesawat ke Newark. Tidak mudah dengan membawa jenazah," ujar Arharis. Dari Newark, perjalanan dilanjutkan dengan pesawat terbang menuju Indonesia dengan transit di Singapura.

Pihak kedutaan, kata Arharis, saat ini sedang mengurus dokumen dan tiket yang disertifikasi oleh departemen kesehatan setempat. Mereka juga telah menghubungi penerbangan Singapura untuk mengangkut jenazah. Jenazah akan dipulangkan dengan didampingi staf KBRI Teguh Wardoyo dan Kartini Sjahrir yang merupakan tante almarhum.

Menurut Arharis, almarhum mengalami luka tembak pada bagian kepala dan kaki bagian kiri. Almarhum saat kejadian dia berusaha melindungi seorang mahasiswa dari tembakan yang membabi buta. "Seorang saksi mata mengatakan dia adalah pahlawan, meskipun mahasiswa yang dilindungi dan dia sendiri akhirnya tewas. He's a good man," ujarnya.

Rencananya setelah pemulasaraan, besok pagi, pukul 07.00 waktu Virginia akan dilakukan kebaktian untuk mendoakan dan menghormati almarhum di McCoy Funeral Home, Virginia Amerika Serikat.

Partahi merupakan satu dari 32 orang yang menjadi korban berondongan tembakan Cho Seung-hui, mahasiswa asal Korea Selatan yang mengamuk di kampusnya, Senin lalu. Partahi adalah mahasiswa program doktoral bidang teknil sipil.

Dian Yuliastuti






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: