Reshuffle Kabinet Pertaruhan Terakhir Presiden

Senin, 23 April 2007 | 08:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Ketua DPR Zaenal Ma’arif menilai reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono awal Mei mendatang sebagai pertaruhan terakhir presiden.

Menurutnya, Yudhoyono masih memiliki kesempatan memperbaiki kinerjanya dengan kabinetnya yang baru dalam setengah periode jabatannya. “Denagn catatan, reshuffle bisa membuktikan kinerja pemerintah menjadi lebih baik,” katanya, Senin (23/4)

Zaenal menjelaskan, apabila bila presiden tidak pas dalam memilih pembantunya yang baru, bukan tidak mungkin kinerja justru memburuk dan dipastikan popularitasnya kian merosot.

Kalau itu terjadi, kata Zaenal, peluang Yudhoyono untuk kembali menjadi presiden pada Pemilu 2009 menjadi kecil. “Reshuffle kedua ini sangat menentukan masa depan politik SBY sendiri,” ujar dia.

Zaenal menambahkan, pemilihan pada Mei untuk merombak kabinet merupakan waktu yang tepat. Pada Mei, katanya, masa jabatan Yudhoyono persis telah berjalan setengah periode. “Menurut saya, kalau benar dilakukan bulan depan, waktunya sangat tepat,” kata Zaenal.

Sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan akan merombak Kabinet Indonesia Bersatu. Perombakan ini setelah muncuk desakan dari berbagai pihak sehubungan makin turunnya kinerja pemerintah dalam menangani berbagai masalah.

Imron Rosyid






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: