Kereta dari Bandung Terlambat Tiga Jam Sampai di Solo
Rabu, 25 April 2007 | 08:18 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Belum bisa digunakannya jalur selatan, membuat kedatangan kereta api dari arah Bandung (Jawa Barat) di Stasiun Balapan Solo mengalami keterlambatan berjam-jam.
Kepala Stasiun Balapan Sutrisno mengatakan keterlambatan itu karena waktu perjalanan kereta api harus bertambah karena memutar melalui jalur tengah. “Tetapi hari ini sudah lebih baik,” katanya Rabu, (25/4).
Menurut dia, karena masih ditutupnya jalur selatan setelah sempat dibuka Selasa kemarin, waktu perjalanan kereta rata-rata bertambah menjadi tiga jam dibandingkan waktu perjalanan normal.
Rel kereta api jalur tengah juga menjadi kian padat dengan pengalihan jalur selatan tersebut. “Lodaya yang seharusnya masuk pukul 05.00, baru sampai pukul 08.00 WIB. Terlambat tiga jam tapi sudah agak awal dibandingkan kemarin-kemarin,” ujarnya.
Demikian pula dengan kereta api dari Jakarta, seperti Argo Lawu, Gajayana, Dwipangga dan Bisnis Senja Utama juga mengalami keterlambatan antara satu hingga dua jam. Menurut Sutrisno, jalur selatan sebenarnya sempat dibuka, namun saat pemberangkatan pertama kereta penumpang Bandung-Surabaya, rel di daerah Cibatu, Garut, lokasi tergulingnya KA Serayu beberapa waktu lalu masih bengkok.
Meski kedatangannya mengalami keterlambatan, namun untuk pemberangkatan dari Stasiun Balapan ke Bandung dan Jakarta tidak mengalami gangguan dan tepat waktu. Menurut Soetrisno, pihaknya telah mengantisipasi hal ini dengan menyiapkan rangkaian kereta api cadangan yang diberangkatkan terlebih dahulu meski kereta dari jurusan itu belum datang.
Imron Rosyid





