Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Tolak Tuntutan Buruh
Selasa, 01 Mei 2007 | 16:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menolak tiga tuntutan buruh yang meliputi penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional, penghapusan sistem outsourcing (subkontrak), dan pemberlakuan upah minimum nasional.

"(Tuntutan) Ini sulit dipenuhi karena buruh itu profesi. Nanti semua profesi seperti petani, TNI, guru juga minta hari libur nasional. Wartawan juga nanti minta libur," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam konferensi pers menanggapi tuntutan itu, Selasa (1/5).

Tuntutan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) hari ini. Menurut Kalla, Indonesia telah memiliki 15 hari libur
dan sudah termasuk yang tertinggi di negara-negara kawasan Asia. "Kalau ditambah lagi, kerja kita hanya liburan."

Kalla juga menganggap wajar sistem outsourcing
(memakai jasa pihak ketiga untuk jenis pekerjaan
tertentu) dalam sistem kerja yang spesialis.
"Perusahaan tidak mungkin punya pegawai tetap dalam jumlah yang banyak," katanya.

Indonesia, kata Kalla, tidak menganut sistem upah murah,
tapi upah minimum regional. Jika upah dinaikkan terus setiap tahun maka pengangguran malah akan bertambah.

Badriah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

AJI Desak Pemilik Media Beri Upah Layak pada Wartawan
Wartawan Daerah Tuntut Perbaikan Nasib
Tak Ada Peringatan Hari Buruh di Makam Marsinah
Perusahaan Jangan Semena-mena Terapkan Outsourcing
Hapus Outsourcing dengan Revisi Undang-Undang
Buruh Jawa Timur Menolak Sistem Kerja Kontrak
20 Persen Pabrik di Medan Tutup
Partai: DPR dan Pemerintah Serius Sengsarakan Buruh
30 Ribu Polisi Jakarta Amankan May Day
Pengusaha Izinkan Serikat Pekerja Peringati May Day
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk99196 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menteri Pertanian Optimistis Indonesia Ekspor Beras Tahun Depan
Solar Langka di Tegal
Kemarau Tiba, Petani Cilacap Kekurangan Air
Tarif Hotel Akan Naik 20 Persen
Tersangka Pengelapan Pajak Bisa Bertambah

<< May,2007>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data