Departemen Kesehatan Selidiki Kasus Flu Burung di Riau

Rabu, 09 Mei 2007 | 11:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Kesehatan akan mengirimkan tim gabungan untuk menyelidiki kasus flu burung di Riau. Dalam siaran pers yang ditandatangani Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Kesehatan, Lily Sulistyowati, disebutkan bahwa Tim akan mengunjungi Kompleks Nangka Permai, Pekanbaru, Riau, tempat tinggal A, pria 29 tahun, yang meninggal Selasa, 3 Mei, karena terinfeksi virus H5N1.

Tim terdiri dari personel Sub Direktorat Surveilans dan Sub Direktorat Zoonosis dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, serta personel dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

A, seorang pedagang, mulai menampakkan gejala sakit pada 25 April. Dua hari kemudian, ia dirawat di Rumah Sakit Awal Bross Pekanbaru. Pada 1 Mei, A dipindahkan ke Rumah Sakit Gleneagles Medan, Sumatera Utara. Tapi, ia meninggal pada 3 Mei.

Dari hasil pemeriksaan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Jakarta, pada 5 Mei, A terbukti positif terinfeksi virus H5N1. Hasil ini juga diperkuat oleh hasil pemeriksaa Laboratorium Biologi Molekuler Eijkman, pada Senin (7/5).

A merupakan korban flu burung pertama dari Provinsi Riau. Penularan flu burung pada manusia terjadi di 11 provinsi di Indonesia. Sejak flu burung berjangkit di Indonesia, sudah ada 95 kasus, dengan 75 di antara penderitanya meninggal. Jumlah korban meninggal di Indonesia merupakan yang terbanyak di dunia. PRAMONO






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: