|
Ujian Kesetaraan Bebas Biaya
Kamis, 10 Mei 2007 | 13:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Burhanuddin Tola menjanjikan peserta ujian nasional pendidikan kesetaraan tidak akan dibebani biaya apapun. "Semua menjadi tanggung jawab pemerintah," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (10/5).
Besar biaya ujian kesetaraan per siswa beragam, mulai 30 ribu rupiah hingga 100 ribu rupiah. "Tergantung seberapa sulit menjangkau daerahnya," Tola menjelaskan.
Jumlah peserta ujian kesetaraan mencapai 364.987 orang, dengan rincian paket A (Sekolah Dasar) diikuti 38.209 orang, paket B (setara SMP) diikuti 156.169 orang, dan paket C (setara SMA) diikuti 170.609 orang.
Dari jumlah calon peserta tersebut, 23.308 diantaranya berasal dari pesantren. Namun, Tola menambahkan, jumlah tersebut belum pasti, dan kemungkinan akan bertambah karena hasil ujian nasional formal belum diumumkan hinggá hari ini.
Jika dalam ujian formal hanya tiga mata pelajaran yang diujikan, pada ujian kesetaraan jumlah pelajarannya bertambah. Untuk paket C jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, mata pelajarannya meliputi Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, Biologi dan Matematika. Untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, yakni Kewarganegaraan, Tata negara, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Ekonomi dan Sosiologi.
Burhanuddin Tola menjanjikan hasil ujian nasional kesetaraan sudah bisa diketahui dalam dua minggu. "Paling lambat satu bulan," katanya menegaskan. Reh Atemalem Susanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|