Menpan: Indonesia Kelebihan PNS
Selasa, 15 Mei 2007 | 15:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jambi:Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Taufik Effendi mengemukakan, saat ini Indonesia sudah kelebihan pegawai negeri sipil (PNS).
Ia mencontohkan, di lingkungan Departemen Keuangan jumlah pegawainya sudah mencapai 75 ribu orang, padahal efektifitasnya dapat dilakukan kurang dari jumlah tersebut. Kondisi serupa juga terjadi di tingkat daerah, seperti Kantor Gubernur Jawa Timur yang pegawainya berjumlah lebih dari 25 ribu orang.
"Mulai sekarang pemerintah pusat tidak lagi mengkoordinir penerimaan pegawai baru, semuanya kami serahkan kepada daerah masing-masing," kata Taufik kepada wartawan di Jambi, Selasa.
Indikator pemerintahan yang berhasil, kata dia, adalah kemampuannya dalam melayani masyarakat, bukan dilihat dari besarnya jumlah pegawai.
Di hadapan Gubernur, para Bupati dan Walikota se
Provinsi Jambi, Taufik mengatakan, sebagai kepala daerah mereka harus mampu mempioritaskan program yang disesuaikan dengan potensi yang dimiliki.
Ketika menyinggung masalah korupsi yang sudah sangat
memprihatinkan di negeri ini, ia menyebutnya bukan karena budaya bangsa, tetapi merupakan peninggalan kolonial Belanda.
"Saya tidak sependapat jika korupsi sudah menjadi budaya masyarakat kita. itu semua hasil peninggalan Belanda yang
menjajah Indonesia sejak 1602. Dengan demikian semua
itu bisa dibasmi asal ada kemauan kuat", ujarnya.
Syaipul Bakhori





